KOMPAS.com – Di media sosial, beredar sebuah unggahan video yang menampilkan seorang perwira TNI berdiri di ruang sidang.
Narasi video menyebutkan, perwira itu menyampaikan penolakan terhadap kenaikan pajak dan penambahan gaji DPR saat rapat bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video tidak benar atau merupakan hoaks.
Video perwira TNI menolak kenaikan pajak rakyat dan penambahan gaji DPR disebarkan oleh akun Instagram ini, ini, dan ini.
Tidak ada pernyataan langsung yang disampaikan. Hanya ada suara narator berikut:
Berita hangat hari ini. Dalam rapat bersama beberapa pejabat Kementerian Keuangan, seorang perwira TNI dengan lantang menolak rencana kenaikan pajak serta penambahan gaji DPR.
Penolakan itu disampaikan karena dinilai tidak masuk akal dengan kondisi rakyat yang kian terbebani. Serta, kinerja DPR yang dianggap belum sebanding dengan fasilitas dan gaji yang mereka terima.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Minggu (24/8/2025):
Berita Hangat Pagi ini..
Seorang Perwira TNI menolak kenaikan pajak dan penambahan gaji Dpr saat ini karena dia merasa kasihan pada rakyat yang terus terbebani. Bravo TNI..
Konten yang sama ditemukan di akun Facebook ini, ini, dan ini.