Hoaks! Video Sufmi Dasco nyatakan menyesal menjadi relawan Prabowo

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook dan Instagram memperlihatkan Wakil Ketua DPR RI periode 2024–2029, Sufmi Dasco Ahmad, sedang berbicara di depan mikrofon dengan beberapa orang berdiri di belakangnya.

Dalam video tersebut, terdengar suara yang seolah-olah merupakan pernyataan Dasco. Narasi dalam video menyebutkan bahwa Dasco menyesal pernah menjadi relawan Presiden Prabowo Subianto. Ia disebut mengkritik bahwa Presiden lebih memperhatikan koruptor daripada rakyat.

Video ini telah ditonton lebih dari 450 ribu kali, mendapat sekitar 13 ribu tanda suka, 1.100 komentar, dan 1.500 kali dibagikan.

Berikut narasi yang terdapat dalam video tersebut:

“Saya sangat menyesal sekali karena sudah menjadi relawan Prabowo Subianto bukan malah memperhatikan rakyat yang sekarang lagi menjerit tertindas karena peraturan yang semakin tidak jelas ada anak sekolah yang mendapatkan uang prestasi rekeningnya diblokir, ada ibu-ibu yang mendapatkan bantuan sosial rekeningnya diblokir, ada yang lebih parah lagi untuk berobat sampe meninggal karena rekeningnya diblokir sama PPATK. Ini harusnya presiden itu memperhatikan rakyat tidak malah memperhatikan para koruptor yang diberikan amnesti juga abolisi ini maksudnya apa presiden kit aitu. Kalau tidak bisa memimpin negeri ini alangkah baiknya mundur dan kursi kepresidenan isinya jalan-jalan ke luar negeri, omon-omon, di dalam pidatonya sangat tegas sekali, kenyataannya nol besar. Rakyat meminta RUU perampasan harta para koruptor untuk disahkan, justru malah presiden membebaskan para koruptor. Inilah bangsa kita, para petani menjerit orang jualan menjerit, saya sangat menyesal sekali”

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Unggahan tersebut juga ditambahkan narasi:

“RELAWAN PRABOWO MURKA

DPR BUKAN MENGESAHKAN RUU PERAMPASAN ASET KORUPTOR MALAH IKUT MEMBEBASKAN PARA KORUPTOR”

Namun, benarkah video tersebut?

Fitur Aksesibilitas